Seting Router Di Warnet / Perusahaan
By Rio Simanjuntak • Agu 25th, 2008 • Category: Tips
Untuk Menindak lanjuti penggunanan Open Source di kalangan masyarakat, kami mencoba untuk perlahan-lahan membantu terutama kalangan masyarakat yang memiliki Warnet atau perusaan atau instansi pendidikan yang ingin menerapkan pembanguan router dengan linux di lokasi Anda.
Untuk ilustarsi sederhana kita dapat melihat gambar dibawah ini….
eth0 — MGW —-eth1 ——- HUB/Switch — Client (1 dan seterusnya)
1.Pastikan anda sudah mendapatakan IP public dari ISP atau provider yang menyediakan internet buat anda lengkap dengan netmask,broadcast dan dns nya
misalnya :
RANGE : 202.160.123.0/29
IP : 202.160.123.2
GATEWAY : 202.160.123.1
Nemast : 255.255.255.248
broa0dcast : 202.160.123.7
DNS1 : 202.160.1.1
DNS2 : 202.160.1.2
Dari gambaran diatas kita mengetahui bahwa kita mendapatkan IP sebanyak 5 buah dan ip yang bisa di pergunakan adalah ip berikut 202.160.123.2 - 202.160.123.6
2.Melakukan konfigurasi IP local yang akan di pergunakan yaitu:
Setting IP Gateway :
1.[root@rio]$ vi /etc/sysconfig/network
lalu isi dengan :
NETWORKING=yes
HOSTNAME= mgw.medanit.net
GATEWAY= 202.160.123.1
Setelah disisi dengan hal diatas kemudian simpan dengan cara klik esc lalu tekan Tanda titik : kemudian ketik wq
2. Melakukan setingan IP terhadap interface eth0(Ini merupakan interface stadart dan kemungkian bisa yang lain)
[root@rio root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
lalu isi dengan :
DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
IPADDR=202.160.123.2
BROADCAST=202.160.123.7
NETMASK=255.255.255.249
ONBOOT=yes
USERCTL=no
Kemudian lakukan penyimpanan seperti hal diatas yaitu tekan :wq
3.Melakukan Setting dns resolve yaitu untuk mengembalikan nilai dari DNS yang di panggil
[root@rio root]$ vi /etc/resolve.conf
Ketikkan atau isi dengan dns yang di berikan isp anda yaitu yang tertulis diatas:
Simpan dengan menekan tombol :wq
4.Setting ip_forwarding
[root@rio root]$ vi /etc/sysctl.conf
ganti ip_forward seperti dibawah ini menjadi nilai 1
net.ipv4.ip_forward = 0 menjadi net.ipv4.ip_forward = 1
simpan seperti biasa menekan :wq
5.restart network
[root@rio root]$ /etc/init.d/network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]
[root@rio root]#chkconfig –level 2345 network on
[root@rio root]#
6. Coba lakukan ping ke MGW 202.160.123.1
[root@rio root]$ ping 202.160.123.1
PING 202.160.123.1 (202.160.123.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 202.160.123.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms
64 bytes from 202.160.123.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms
64 bytes from 202.160.123.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms
64 bytes from 202.160.123.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms
— 202.160.123.1 ping statistics —
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms
7.Lakukan testing untuk ping ke internet misal google.com :
Lakukan restar terhadap dns di MGW spt berikut untuk memastikan dns nya berjalan dengan baik.
[root@www root]# /etc/init.d/named restart
Stopping named: [ OK ]
Starting named: [ OK ]
[root@rio root]#
192.168.0.1/24
IP : 192.168.0.1
netmask : 255.255.255.0
broadcast : 192.168.0.255
RANGE IP CLIENT : 192.168.0.2-192.168.0.254
[root@rio root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1
lalu isi dengan :
DEVICE=eth1
BOOTPROTO=static
IPADDR=192.168.0.1
NETMASK=255.255.255.0
BROADCAST=192.168.0.255
ONBOOT=yes
USERCTL=no
2.Restart networknya
[root@rio root]$ /etc/init.d/network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down interface eth1: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]
Bringing up interface eth1: [ OK ]
3.Coba testing ping ke eth1
[root@rio root]$ ping 192.168.0.1
PING 192.168.0.1 (192.168.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms
— 192.168.0.1 ping statistics —
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms
1. stop terlebih dahulu iptablesnya
[root@rio root]# /etc/init.d/iptables stop
Flushing all chains: [ OK ]
Removing user defined chains: [ OK ]
Resetting built-in chains to the default ACCEPT policy: [ OK ]
[root@rio root]#
2.Tambahkan iptables untuk Source NAt sesuai dengan ip di eth0
[root@rio root]# /sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -s
192.168.0.0/24 -j SNAT –to-source 202.160.123.2
[root@rio root]# /sbin/iptables-save > /etc/sysconfig/iptables
[root@rio root]# /etc/init.d/iptables restart
Flushing all current rules and user defined chains: [ OK ]
Clearing all current rules and user defined chains: [ OK ]
Applying iptables firewall rules: [ OK ]
[root@mgw root]# iptables-save
IP : 192.168.0.2 - 192.168.0.254
GATEWAY : 192.168.0.1
NETMASK : 255.255.255.0
BROADCAST : 192.168.0.255
NAMESERVER : 192.168.0.1
misal :
Komputer 1
IP : 192.168.0.2
GATEWAY : 192.168.0.1
NETMASK : 255.255.255.0
BROADCAST : 192.168.0.255
NAMESERVER : 192.168.0.1
Komputer 2
IP : 192.168.0.3
GATEWAY : 192.168.0.1
NETMASK : 255.255.255.0
BROADCAST : 192.168.0.255
NAMESERVER : 192.168.0.1
dan seterusnya.. untuk settingan IP di Window.. Para pembaca sudah dianggap sudah mengerti…..
Rio Simanjuntak
Email this author | All posts by Rio Simanjuntak



